Kamis, 30 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Seorang peserta saat menuntun perahu Jong di perairan Bintan, Kepulauan Riau (Foto: Putra Gema Pamungkas)

Jong Race di Bintan Jadi Ruang Belajar Tradisi Pelayaran Melayu

7 April 2026
Gema P Gema P
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Bintan, HMS Times – Ratusan perahu layar mini berwarna-warni meluncur mengikuti arah angin di Perairan Pantai Lagoi Bay, Bintan, akhir pekan lalu. Di balik kemeriahannya, Jong Race Festival 2026 tak sekadar lomba, tetapi juga ruang mengenal tradisi pelayaran masyarakat Melayu.

Sebanyak 691 unit perahu jong dari 45 komunitas ambil bagian dalam festival yang digelar di kawasan wisata Bintan Resorts, Lagoi, Sabtu (4/4/2026) lalu. Peserta tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Kepulauan Riau, tetapi juga dari Singapura dan Malaysia.

Di balik ramainya kompetisi, jong race sejatinya merupakan permainan tradisional menggunakan perahu layar mini tanpa awak. Perahu yang disebut “jong” ini biasanya dibuat dari kayu ringan dan dirancang menyerupai kapal layar, lengkap dengan tiang dan layar yang menangkap arah angin.

Dalam praktiknya, lomba jong tidak mengandalkan mesin atau kendali manusia secara langsung. Arah dan kecepatan sepenuhnya ditentukan oleh kekuatan angin serta keterampilan pembuatnya dalam merancang keseimbangan perahu. Di situlah letak nilai pengetahuan lokal, tentang angin, arus laut, hingga teknik pembuatan perahu yang diwariskan secara turun-temurun.

Berita Lain

Pengelola PSN GBKEK Bintan: Penolakan Nelayan Tak Mewakili Suara Mayoritas

Nelayan Bintan Timur Lakukan Penolakan Ekspansi PSN ke Pulau Poto

Bawaslu Bintan Jemput Bola, Sosialisasikan JDIH

Obagi Medical Masuki Era Baru di Indonesia Bersama idsMED Aesthetics

Wakil Bupati Bintan, Deby Maryanti mengatakan, penyelenggaraan Jong Race Festival tidak hanya dimaknai sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai upaya menjaga pengetahuan budaya masyarakat pesisir.

“Jong Race Festival ini bukan hanya tentang kompetisi, tapi juga upaya melestarikan warisan budaya Melayu,” kata Deby, Senin (6/4/2026).

Ia menjelaskan, tradisi jong menjadi bagian dari identitas masyarakat pesisir Bintan yang perlu terus dikenalkan, terutama kepada generasi muda. Melalui festival ini, nilai-nilai budaya tersebut diharapkan tetap hidup di tengah arus modernisasi.

Pemerintah daerah juga mendorong agar kegiatan semacam ini tidak hanya berfungsi sebagai pelestarian budaya, tetapi sekaligus memperkuat sektor pariwisata. Festival jong telah beberapa kali digelar di berbagai wilayah Bintan, seperti di Kampung Keter Tembeling dan Desa Teluk Bakau.

“Kita juga berharap event Jong Race Festival ini mampu meningkatkan pendapatan asli daerah sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat di Bintan,” tambahnya.

Sebagai agenda tahunan yang masuk dalam Karisma Event Nasional (KEN) 2026, kegiatan ini turut dilengkapi dengan beragam atraksi budaya. Pengunjung dapat menikmati kuliner khas Melayu, menyaksikan permainan tradisional seperti congklak, gasing, dan egrang, hingga mengenal lebih jauh sejarah jong melalui area pameran.

Berita Lain

Kawasan industri PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) yang berlokasi di kawasan PSN GBKEK Bintan (Foto: Putra Gema Pamungkas)

Pengelola PSN GBKEK Bintan: Penolakan Nelayan Tak Mewakili Suara Mayoritas

22 April 2026
Aksi penolakan nelayan Bintan Timur di depan kawasan industri PT Bintan Alumina Indonesia (Dok: Walhi Riau)

Nelayan Bintan Timur Lakukan Penolakan Ekspansi PSN ke Pulau Poto

22 April 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS