Minggu, 26 April 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Dua orang petugas bekerja keras memadamkan kebakaran hutan dan lahan. (Foto: Ist./ugm.ac.id).

Dua Daerah di Sumatra Selatan Berstatus Siaga Karhutla

23 April 2026
H. Achmad Ristanto H. Achmad Ristanto
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, HMStimes – Dua daerah di Sumatra Selatan (Sumsel) telah menetapkan status siaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Sementara itu, penetapan status serupa di tingkat provinsi kini masih dalam proses.

Kepala Pelaksana BPBD Sumsel, M Iqbal Alisyahbana mengatakan, saat ini daerah yang sudah menetapkan status siaga karhutla yakni Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Ogan Ilir. “Sudah ada dua daerah yang menetapkan status siaga karhutla, OKI dan Ogan Ilir. Untuk di tingkat provinsi, saat ini kita sudah mengajukan dan mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ditetapkan,” ujar Iqbal, Selasa, 21 April 2026 dilansir cnnindonesia.com mengutip detikSumbagsel.

Provinsi Sumsel diketahui memiliki 17 kabupaten/kota yang terdiri atas 13 kabupaten dan 4 kota.
Terkait Karhutla, Iqbal menjelaskan provinsi Sumsel sudah diajukan untuk berstatus siaga. Dia mengatakan pengajuan penetapan status siaga di tingkat provinsi itu sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi bencana yang kerap terjadi saat musim kemarau.

“Status siaga ini akan kita tetapkan sejak SK ditandatangani Pak Gubernur hingga 30 November mendatang. Jika potensi bencana tersebut masih ada, akan kita perpanjang lagi nantinya,” katanya.

Berita Lain

Raja Jalan Tol Trans Sumatra Raih Laba Bersih Rp464 miliar

Presiden Bahas Percepatan Pembangunan 13 Lokasi Program Hilirisasi

Tertipu Isi Buku ‘Gibran End Game’, Rismon Dilaporkan ke Polda Metro

PB XIV Purbaya Cabut Gugatan PTUN ke Menbud Fadli Zon

Sebelum Akhir Bulan

Pihaknya berharap status siaga karhutla Sumsel di tingkat provinsi itu sudah bisa ditetapkan setidaknya sebelum akhir bulan ini.

“Mudah-mudahan sebelum apel siaga 29 April nanti sudah kita tetapkan status siaga,” tambahnya.

Menurutnya, dengan adanya penetapan status siaga, koordinasi lintas instansi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla dapat dilakukan lebih optimal.

Selain itu, BPBD Sumsel juga terus melakukan berbagai langkah kesiapsiagaan, mulai dari pemantauan wilayah rawan, sosialisasi kepada masyarakat, hingga menyiagakan personel dan peralatan di sejumlah titik.

Ia menambahkan, pihaknya juga berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota serta instansi terkait lainnya untuk memastikan kesiapan menghadapi potensi karhutla dalam beberapa waktu ke depan.

“Berdasarkan informasi dari BMKG, musim kemarau akan terjadi mulai Mei nanti. Sementara puncak kemarau akan terjadi sepanjang Juli-September,” ujarnya. (*)

Berita Lain

Salah satu ruas proyek jalan tol Trans Sumatra yang dibangun PT Hutama Karya (Persero). (Foto: Ist./Dok. PT Hutama Karya (Persero).

Raja Jalan Tol Trans Sumatra Raih Laba Bersih Rp464 miliar

26 April 2026
Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Menteri Investasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani. (Foto: Ist./dok. Instagram Rosan).

Presiden Bahas Percepatan Pembangunan 13 Lokasi Program Hilirisasi

26 April 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS