Sabtu, 24 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Pelabuhan peti kemas Batu Ampar, Kota Batam (Foto: Putra Gema Pamungkas)

BP Batam Soroti Biaya Logistik Menumpuk, Penyesuaian Tarif Peti Kemas Ditunda

11 Juni 2026
Gema P Gema P
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

BATAM, HMStimes – Badan Pengusahaan (BP) Batam memilih menahan sementara penyesuaian tarif layanan peti kemas di pelabuhan Batam. Keputusan itu diambil setelah pemerintah menilai beban logistik yang ditanggung pelaku usaha tidak hanya berasal dari tarif pelabuhan, tetapi dari rangkaian biaya lain yang menumpuk sepanjang rantai distribusi.

Deputi Bidang Investasi Badan Pengusahaan Batam, Fary Francis mengatakan, evaluasi tarif dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi riil dunia usaha yang saat ini masih berupaya menjaga efisiensi operasional di tengah persaingan investasi dan perdagangan kawasan.

Fary menjelaskan, penyesuaian tarif tidak bisa dipisahkan dari kualitas layanan yang diterima pengguna jasa. BP Batam ingin memastikan setiap perubahan biaya benar-benar menghasilkan peningkatan layanan dan tidak menambah beban yang tidak sebanding.

“Modernisasi tarif harus sejalan dengan peningkatan kualitas layanan. Setiap penyesuaian biaya harus transparan, proporsional, dan berdampak langsung pada efisiensi di lapangan,” kata Fary, Kamis (11/6/2026).

Berita Lain

Ketua DPRD Batam Kamaluddin Minta Maaf atas Molornya Jadwal Paripurna, Segera Perbaiki Koordinasi

Perkuat Kepedulian terhadap Sesama, BP Batam Gelar Donor Darah dalam Rangkaian Hari Bakti ke-55

BP Batam dan Dewan Pers Perkuat Sinergi Kemitraan Media: Dorong Ekosistem Jurnalisme Tumbuh Profesional dan Berkualitas

Investasi Korea di Batam Tembus USD65,1 Juta, BP Batam Jemput Peluang Baru di Seoul

BP Batam menilai persoalan biaya logistik di pelabuhan selama ini lebih kompleks dibanding sekadar tarif bongkar muat peti kemas. Pelaku usaha juga harus menanggung biaya jasa terminal, forwarding, pengangkutan atau trucking, pengurusan dokumen, penyimpanan barang di gudang, hingga biaya tambahan seperti demurrage dan detention.

Karena itu, pemerintah memilih menunda kebijakan tarif sembari memetakan struktur biaya secara menyeluruh agar tidak muncul beban berlapis yang dapat mengurangi daya saing kawasan.

Fary menegaskan posisi Batam saat ini sedang berada dalam fase pertumbuhan investasi yang perlu dijaga melalui kepastian biaya dan kelancaran rantai logistik.

“Investor cenderung mempertimbangkan efisiensi operasional dan kemudahan distribusi sebelum memutuskan ekspansi usaha,” tutupnya.

Berita Lain

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra ikut donor darah dalam rangka peringati hari Bhakti BP Batam ke-55. (Foto: Humas BP).

Perkuat Kepedulian terhadap Sesama, BP Batam Gelar Donor Darah dalam Rangkaian Hari Bakti ke-55

23 Oktober 2026
BP Batam jalin sinergi kerja sama dengan Dewan Pers. (Foto: Humas BP).

BP Batam dan Dewan Pers Perkuat Sinergi Kemitraan Media: Dorong Ekosistem Jurnalisme Tumbuh Profesional dan Berkualitas

22 Oktober 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS