Kamis, 22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena (kiri) bersama Menpora Erik Tohir dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anum (kanan) usai penyerahan Surat Keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga kepada para gubernur di Kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa, 23 Juni 2026. (Foto: Ist./ dok.MLL).

PON 2028 Dilaksanakan di Provinsi NTT, NTB dan DKI Jakarta

24 Juni 2026
hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, HMStimes – Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga resmi menetapkan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB) dan DKI Jakarta, tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028. Penetapan itu ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga kepada ketiga gubernur di Kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa, 23 Juni 2026.

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menyebut penetapan tersebut sebagai pencapaian bersejarah bagi masyarakat NTT.

Menurutnya, keberhasilan NTT menjadi tuan rumah PON merupakan hasil kerja bersama yang telah diperjuangkan lintas kepemimpinan. “Ini adalah pencapaian luar biasa bagi NTT. Kami bersyukur karena perjuangan panjang untuk menghadirkan PON di bumi Flobamora akhirnya membuahkan hasil. Keberhasilan ini tidak lahir dalam waktu singkat, tetapi merupakan hasil kerja dan perjuangan yang telah dirintis sejak masa kepemimpinan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat bersama Wakil Gubernur Josef Nae Soi yang saat itu juga menjabat Ketua Umum KONI NTT. Fondasi yang telah mereka bangun, kini membawa NTT sampai pada titik ini,” ujar Gubernur yang akrab disapa Melki dan dilansir SelatanIndonesia.com.

Ia juga menegaskan, penetapan sebagai tuan rumah bukan tujuan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk memastikan PON 2028 berlangsung sukses dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Berita Lain

Target Pembangunan Jalan Tol Baru 13,5 Km Pada 2027

Bandara Soetta Kembali Layani Penerbangan, Usai Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Abu Anak Krakatau Capai Jakarta, Dinas Pendidikan Terapkan PPJ

Kapal Induk AS Tinggalkan Thailand Usai Singgah Lima Hari

Lima Keberhasilan

Menurut Gubernur Melki, PON harus menghadirkan setidaknya lima keberhasilan, yakni sukses prestasi, sukses penyelenggaraan, sukses administrasi, sukses pertumbuhan ekonomi, dan sukses promosi pariwisata daerah.

NTT ingin menjadikan PON sebagai panggung untuk menunjukkan kapasitas daerah sekaligus memperkenalkan kekayaan alam, budaya, dan talenta olahraga kepada Indonesia dan dunia.

“Kami ingin PON 2028 menjadi momentum kebangkitan olahraga NTT sekaligus penggerak ekonomi masyarakat. Dampaknya harus dirasakan oleh pengusaha UMKM, sektor pariwisata, transportasi, perhotelan, hingga masyarakat di kabupaten dan kota yang menjadi lokasi penyelenggaraan,” Gubernur Melki menekankan.

Kesiapan Venue

Sesuai kesepakatan bersama pemerintah pusat, penyelenggaraan PON 2028 akan mengedepankan prinsip efisiensi. Cabang olahraga akan dibagi berdasarkan kesiapan venue yang telah tersedia di NTT dan NTB tanpa pembangunan stadion baru dalam skala besar.

Cabang olahraga yang belum dapat diakomodasi kedua provinsi wilayah Tengah Indonesia akan dipertandingkan di Jakarta yang memiliki fasilitas olahraga lengkap.

Pemerintah Provinsi NTT sendiri telah mulai menyiapkan dukungan anggaran serta berkoordinasi dengan DPRD dan pemerintah kabupaten/kota, untuk melakukan penyempurnaan fasilitas olahraga yang ada. Kota Kupang akan menjadi pusat utama penyelenggaraan, didukung sejumlah kabupaten dan kota lain yang akan menjadi lokasi pertandingan berbagai cabang olahraga.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Melki juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto yang dinilai telah memberikan dukungan dan kepercayaan kepada NTT salah satu daerah pelaksana PON 2028.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menegaskan bahwa PON 2028 harus dilaksanakan secara efisien, transparan, dan berorientasi pada peningkatan prestasi olahraga nasional. PON, menurutnya, harus menjadi bagian penting dari sistem pembinaan atlet menuju level internasional, termasuk SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade. (*)

Berita Lain

Tendangan bola pertama dilakukan oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dalam pembukaan kejuaraan minisoccer di lapangan Gama Minisoccer, Bengkong. (Foto: Diskominfo).

Buka Kejuaraan Minisoccer HUT ke-26 DPRD Batam, Amsakar Dorong Sportivitas dan Kebersamaan

18 Oktober 2026
PIKORI Batam salurkan bantuan sosial kepada korban terdampak bencana alam di NTT. (Foto: Humas BP).

PIKORI BP Batam Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bencana NTT Melalui BAZNAS

19 September 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS