Sabtu, 24 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Plt Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya. (Foto: Ist./Dok. Pemprov Jateng).

Plt. Bupati Ungkap 100 Titik SPPG di Cilacap Fiktif

25 Juni 2026
hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, HMStimes – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, mengungkap temuan mengejutkan, terkait pendataan titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya. Dari lebih dari 300 titik yang tercatat, terungkap sekitar 100 titik SPPG diduga fiktif, karena tidak ditemukan bangunan ataupun aktivitas yang mendukung operasional sebagai dapur penyedia makanan bergizi gratis.

Ammy mengatakan temuan tersebut terungkap setelah dilakukan pengecekan lapangan oleh kepala SPPG yang ditunjuk oleh Badan Gizi Nasional (BGN) pusat.

Hasilnya, sejumlah titik yang terdaftar justru berada di lokasi yang tidak memungkinkan untuk dijadikan fasilitas pelayanan.

“Sudah muncul sekitar lebih kurang 300 titik lebih di Kabupaten Cilacap. Setelah didatangi oleh kepala SPPG yang ditunjuk oleh BGN pusat, kurang lebih ada 100 titik yang tidak ada bangunan apa pun. Ada yang di tengah hutan, ada yang di tengah sawah, ada yang di tengah kuburan,” kata Ammy saat dimintai konfirmasi, dilansir media, Selasa, 23 Juni 2026 dan dilansir detik.com Rabu, 24 Juni 2026.

Berita Lain

Target Pembangunan Jalan Tol Baru 13,5 Km Pada 2027

Bandara Soetta Kembali Layani Penerbangan, Usai Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Abu Anak Krakatau Capai Jakarta, Dinas Pendidikan Terapkan PPJ

Kapal Induk AS Tinggalkan Thailand Usai Singgah Lima Hari

Praktik Jual-Beli

Menurutnya, temuan tersebut memperkuat dugaan adanya praktik jual beli titik ataupun pendaftaran titik fiktif dalam program SPPG. Persoalan itu kini menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan pihak terkait.

“Nah, jadi bahwa isu jual-beli titik, kemudian titik fiktif yang memang benar adanya, ini yang harus kita benahi,” ujarnya.

Ammy menjelaskan, sejumlah titik yang terdaftar bahkan masih diperjualbelikan kepada pihak lain. Kondisi itu menunjukkan bahwa sebagian titik belum memiliki kesiapan infrastruktur maupun legalitas yang jelas.

“Jadi ada titiknya, tapi masih ditawar-tawarkan, ada yang mau beli atau tidak,” ungkapnya.

Ia menambahkan, mayoritas titik yang menjadi temuan tersebut diketahui terdaftar atas nama yayasan yang membawa nama Wakil Kepala BGN, Sony Sanjaya.

“Yes, rata-rata yayasan membawa nama Sony,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, hasil rapat terakhir bersama tim investigasi yang dikirim Kepala BGN, melalui jajaran pusat, memutuskan untuk menghentikan sementara pembukaan titik SPPG baru di Cilacap. (*)

Berita Lain

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, Syarief Sulaiman Nahdi (tengah). (Foto: Ist./ Tribunnews.com)

Kejagung Tetapkan Seorang Tersangka Lagi Kasus Program MBG

3 Juli 2026
Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi (ketiga dari kanan) saat beri keterangan kepada wartawan di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta Selatan, Selasa, 23 Juni 2026. (Foto: Ist./ detikcom).

Kejagung: BGN Bisa Salurkan Sepeda Motor Listrik Karena Bukan Barang Sitaan

24 Juni 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS