BATAM, HMStimes – Harapan keluarga untuk menemukan Ibas (2), balita yang hanyut terbawa arus gorong-gorong di kawasan Tanjung Sengkuang, Kota Batam, Kepulauan Riau, akhirnya berujung duka. Setelah tiga hari pencarian, tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia.
Korban ditemukan sekitar Pukul 07.15 WIB dalam operasi pencarian hari ketiga yang melibatkan personel gabungan dari berbagai unsur penyelamatan.
“Korban langsung dievakuasi menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Kelas A Tanjungpinang, Eryk Subariyanto, Kamis (25/6/2026).
Eryk menjelaskan, operasi pencarian dimulai sejak pukul 06.30 WIB dengan membagi personel ke dalam dua regu. Regu pertama melakukan penyisiran di sepanjang aliran drainase kawasan Perumahan Tanjung Sengkuang. Sementara regu kedua menyisir area muara drainase hingga pesisir Tanjung Buntung dan kawasan mangrove di perairan Sengkuang.
Pencarian yang dilakukan sejak korban dilaporkan hilang itu akhirnya membuahkan hasil kurang dari satu jam setelah operasi hari ketiga dimulai.
“Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR secara resmi dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Kami turut berdukacita kepada keluarga korban yang ditinggalkan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), instansi pemerintah daerah, Taruna Siaga Bencana (Tagana), hingga masyarakat sekitar.
Sebelumnya, Ibas dilaporkan hanyut setelah terpeleset dan terjatuh ke dalam gorong-gorong di depan rumahnya saat bermain hujan pada Senin (23/6/2026) pagi sekitar Pukul 08.00 WIB.
Peristiwa itu membuat keluarga dan warga sekitar segera melakukan pencarian secara mandiri di sepanjang aliran drainase. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil sehingga bantuan tim SAR gabungan diterjunkan ke lokasi.
“Kami mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap balita saat beraktivitas di luar rumah, khususnya di lingkungan yang memiliki gorong-gorong atau saluran drainase terbuka,” tutupnya.



