BATAM, HMStimes – PT PLN Batam mempercepat pembangunan gardu distribusi baru di kawasan Senjulung, Kecamatan Nongsa, sebagai upaya mengatasi gangguan pasokan listrik yang dalam beberapa hari terakhir terjadi di wilayah Senjulung, Punggur, dan sekitarnya. Infrastruktur baru tersebut ditargetkan selesai dalam tiga hingga empat hari.
Manager Komunikasi dan Humas PLN Batam, Yoga Perdana Sulastama mengatakan, pembangunan gardu baru dilakukan setelah trafo distribusi Portal Senjulung 2 berkapasitas 400 kVA mengalami beban berlebih hingga sekitar 110 persen saat jam beban puncak.
Yoga menjelaskan, kondisi tersebut menyebabkan sistem pengaman trafo atau molded case circuit breaker (MCCB) bekerja secara otomatis untuk melindungi peralatan dari potensi kerusakan. Akibatnya, aliran listrik di sebagian wilayah sempat terhenti pada malam hari.
“Pengaman trafo bekerja otomatis ketika beban meningkat pada jam puncak. Mekanisme ini bertujuan melindungi peralatan kelistrikan agar tidak mengalami kerusakan,” kata Yoga, Senin (6/7/2026).
PLN Batam menyebut upaya penambahan kapasitas jaringan sebenarnya telah dipersiapkan sejak 24 Juni 2026 melalui pengajuan kebutuhan lahan kepada perangkat RT dan RW setempat untuk pembangunan gardu baru. Setelah lokasi disepakati bersama masyarakat, pekerjaan awal berupa penggalian pondasi tiang beton mulai dilakukan pada Minggu (5/7/2026) malam.
Pembangunan gardu dilanjutkan pada Senin dan ditargetkan rampung dalam waktu tiga hingga empat hari dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan kerja dan keandalan sistem kelistrikan.
Selama proses pembangunan berlangsung, PLN Batam menempatkan tim pelayanan teknik di Gardu Portal Senjulung 2 untuk mempercepat penanganan apabila sistem pengaman trafo kembali bekerja akibat tingginya beban listrik.
Selain melakukan pekerjaan teknis, perusahaan juga mengintensifkan koordinasi dengan perangkat lingkungan dan tokoh masyarakat. PLN Batam mengimbau pelanggan mengurangi penggunaan listrik pada jam beban puncak sebagai langkah sementara hingga gardu baru mulai beroperasi.
Yoga mengatakan pembangunan gardu baru diharapkan menjadi solusi permanen untuk mengurangi beban trafo eksisting sekaligus meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi pelanggan di wilayah Senjulung, Punggur, dan sekitarnya.
“Kami terus mempercepat pekerjaan agar masyarakat segera memperoleh pasokan listrik yang lebih andal. Untuk sementara kami juga mengharapkan dukungan pelanggan mengatur penggunaan listrik pada saat beban puncak,” ujarnya.
PLN Batam menyatakan akan terus menyampaikan perkembangan penanganan gangguan kepada masyarakat hingga pembangunan gardu baru selesai dan mulai beroperasi.



