Sabtu, 24 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Terminal-2 Petikemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. (Foto: Ist./dok.Pelindo).

Pelindo Operasikan Terminal-2 Petikemas, Pelabuhan Tanjung Priok

3 Agustus 2026
hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, HMStimes – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melakukan soft launching sekaligus uji coba operasional Terminal-2 Petikemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu, 1 Agustus 2026.

Peluncuran ini menjadi upaya meningkatkan produktivitas layanan peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok sekaligus meningkatkan efisiensi logistik nasional.

Momentum ini ditandai dengan uji sandar perdana kapal peti kemas MV Meratus Konawe. Kegiatan ini menjadi penanda kesiapan fasilitas, peralatan, dan layanan dalam mendukung kegiatan bongkar muat peti kemas secara aman, andal, dan efisien.

Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar mengatakan pengoperasian Terminal-2 Petikemas, merupakan bagian dari transformasi berkelanjutan Pelindo di bawah arahan strategis Danantara, dalam menghadirkan layanan kepelabuhanan yang semakin efisien dan berdaya saing.

Berita Lain

Target Pembangunan Jalan Tol Baru 13,5 Km Pada 2027

Bandara Soetta Kembali Layani Penerbangan, Usai Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Abu Anak Krakatau Capai Jakarta, Dinas Pendidikan Terapkan PPJ

Kapal Induk AS Tinggalkan Thailand Usai Singgah Lima Hari

“Beroperasinya Terminal-2 Petikemas, merupakan langkah penting untuk memperkuat kapasitas dan produktivitas layanan peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok. Kami ingin menghadirkan layanan yang semakin produktif dan terintegrasi melalui monetisasi aset Idle /lahan berkeringat sehingga mampu mendukung kelancaran rantai pasok nasional sekaligus meningkatkan daya saing logistik Indonesia,” ujar Achmad dalam keterangannya, Minggu, 2 Agustus 2026 dikutip detik.com.

Pengembangan ke Depan

Ia menambahkan, pengembangan ke depan dari terminal ini juga diarahkan untuk mendukung pertumbuhan perdagangan nasional, melalui penerapan digitalisasi, modernisasi peralatan, serta penerapan standar keselamatan dan pelayanan yang semakin baik.

“Ke depan, terminal ini akan terus kami kembangkan menjadi terminal yang mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat, andal, dan memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa maupun perekonomian nasional,” lanjut Achmad.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung pengembangan hingga pengoperasian Terminal-2 Petikemas.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kolaborasi seluruh kementerian dan lembaga, regulator, mitra usaha, asosiasi, pelanggan, serta seluruh pemangku kepentingan. Sinergi yang telah terbangun menjadi fondasi penting dalam menghadirkan layanan kepelabuhanan yang semakin produktif, efisien, dan berdaya saing. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut untuk bersama-sama memajukan sektor logistik nasional,” Achmad menekankan.

Panjang 517,5 Meter

Saat ini, Terminal 2 Petikemas memiliki dermaga dengan total panjang 517,5 meter x 20,8 meter. Adapun 200 meter telah siap beroperasi, dengan kedalaman desain -12 meter LWS- Low Water Spring , yaitu batas muka air laut surut terendah dan mampu melayani kapal hingga 30.000 DWT.

Terminal ini juga dilengkapi area penumpukan (container yard) seluas sekitar 98.700 meter persegi dengan kapasitas mencapai 8.425 TEUs.

Layanan terminal juga didukung sejumlah peralatan antara lain satu unit Quay Container Crane (QCC), empat unit Rubber Tyred Gantry Crane (RTGC), satu unit Reach Stacker, lima Head Truck beserta chassis, serta didukung 70 personel.

Pada tahap berikutnya, kapasitas terminal akan semakin diperkuat melalui penambahan dua unit QCC yang ditargetkan beroperasi pada Triwulan IV 2026.

Kualitas Pelayanan

Sementara itu, Kepala KSOP Utama Tanjung Priok, Capt. Heru Susanto mengapresiasi atas pengoperasian Terminal-2 Petikemas yang dinilai akan memperkuat kualitas pelayanan kepelabuhanan di pelabuhan terbesar di Indonesia ini.

Guna memastikan operasional Terminal-2 Petikemas berjalan optimal dan berkesinambungan, pengoperasiannya tetap mengacu pada regulasi yang berlaku. Heru berharap Pelindo dapat melengkapi tata kelola serta seluruh ketentuan administrasi sesuai Peraturan Menteri Perhubungan No. PM 50 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pelabuhan Laut.

“Kami mendukung upaya Pelindo dalam meningkatkan kapasitas dan produktivitas layanan kepelabuhanan. Sinergi antara regulator, operator, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan pelabuhan yang semakin efisien, aman, dan mampu mendukung kelancaran logistik nasional.” ungkap Heru.

Konsep PINP

Pada kesempatan yang sama, Direktur Komersial Pelindo, Farid Padang menjelaskan pengoperasian Terminal-2 Petikemas menjadi salah satu bagian dalam pengembangan konsep Pelindo Indonesia Network Pendulum (PINP). Konsep ini mengintegrasikan jaringan layanan peti kemas melalui pembentukan hingga 20 koridor pelayaran baru yang akan dikembangkan secara bertahap bersama perusahaan pelayaran, cargo owner, regulator, pemerintah daerah, dan pemilik depo peti kemas.

“Pembentukan koridor tersebut akan memperkuat skema pelabuhan hub and spoke, menciptakan keseimbangan arus muatan (cargo balancing), meningkatkan pemanfaatan kapasitas pelabuhan, serta upaya kontribusi pada penurunan biaya logistik nasional. Diharapkan pada tahap awal dapat terbentuk tujuh koridor di semester IV 2026,” pungkas Farid.

Dalam acara ini hadir KSOP Utama Tanjung Priok, jajaran instansi pemerintah, asosiasi kepelabuhanan dan logistik, perusahaan pelayaran, cargo owner, pemilik depo petikemas, pelanggan, Direksi Pelindo, manajemen Pelindo Group, serta para mitra usaha.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial perusahaan. (*)

Berita Lain

Barang bukti tiga karung pasir timah yang disita dari truk ekspedisi dari Bangka Belitung. (Foto: Ist./dok.Polri).

Polda Metro Jaya Gagalkan Penyelundupan Pasir Timah dalam Truk Ekspedisi

9 Agustus 2026
Kapal Ferry Cepat Sandar di Dermaga Penumpang, Harbour Bay Batam (Foto: Tangkapan layar HMS)

Perjalanan HarbourFront–Harbour Bay: Ketika Kecepatan Ferry Menjadi Tanda Tanya

11 Juli 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS