JAKARTA, HMStimes – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan insentif sepeda motor listrik bakal diberikan pada September 2026.
Dikatakan, ia akan menyambangi Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita untuk membahas kelanjutan insentif ini.
Sebelumnya, Menperin menyampaikan bahwa saat ini kebijakan tersebut hanya tinggal menunggu Peraturan Menteri Keuangan (PMK).
“Dia (Menperin) belum bicara sama saya. Nanti saya datangi dia deh, besok. Harusnya sih September sudah jalan itu (insentif),” ujar Purbaya di Gedung DPR, Jakarta, Selasa, 18 Agustus 2026 dilansir detik.com.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan akan memberikan insentif kepada perusahaan yang mampu memproduksi 1 juta sepeda motor listrik. Ia menekankan, perusahaan itu harus dari Indonesia dan memproduksi di dalam negeri.
“Hari ini kita umumkan, kita akan berikan insentif yang cukup besar untuk mereka yang bisa membangun satu juta motor listrik yang diproduksi di dalam negeri oleh perusahaan Indonesia,” kata presiden dalam Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU Tentang APBN TA 2027 beserta Nota Keuangan dan Dokumen Pendukungnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.
Menurut presiden, kebijakan ini mempunyai tiga tujuan sekaligus. Pertama, menurunkan biaya kendaraan bagi rakyat.
Kedua, mengurangi konsumsi bahan bakar impor. Ketiga membesarkan industri motor listrik nasional serta rantai pasok baterai, komponen, perangkat lunak, serta layanan purnajual. (*)



