Kamis, 22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Motor Listrik Nasional (MoLiNas) beserta ekosistem pendukungnya di Fasilitas Produksi ALVA, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Kamis, 13 Agustus 2026. (Foto: Ist./ cnbcindonesia.com)

Menkeu: Subsidi Sepeda Motor Listrik Jadi Rp3 Juta/Unit

21 Agustus 2026
hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, HMStimes – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan program insentif pembelian motor listrik sebesar Rp3 juta per unit yang diumumkan Presiden Prabowo Subianto memiliki anggaran mencapai Rp3 triliun.

Adapun, nilai insentif ini turun dari rencana awal sebesar Rp5 triliun.

Terkait dengan insentif ini, Purbaya memperkirakan realisasi penyalurannya tahun ini belum akan mencapai target satu juta unit.

Program Presiden

Berita Lain

Target Pembangunan Jalan Tol Baru 13,5 Km Pada 2027

Bandara Soetta Kembali Layani Penerbangan, Usai Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Abu Anak Krakatau Capai Jakarta, Dinas Pendidikan Terapkan PPJ

Kapal Induk AS Tinggalkan Thailand Usai Singgah Lima Hari

Ia menjelaskan program subsidi yang disampaikan Presiden Prabowo merupakan program yang sama dengan skema insentif motor listrik yang akan dijalankan pemerintah.

“Oh iya, itu programnya. Sama. Jadi satu juta itu pasti enggak habis tahun ini kalau kita lihat,” kata Purbaya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis, 20 Agustus 2026 dilansir cnbcindonesia.com.

Pemerintah menyiapkan insentif sebesar Rp3 juta untuk subsidi setiap pembelian motor listrik produksi dalam negeri. Dengan target satu juta unit, total anggaran yang disiapkan mencapai Rp3 triliun.

“Yang sekarang kalau untuk satu (motor listrik) itu Rp3 juta,” ujar Purbaya.

Ketika ditanya mengenai total anggaran program tersebut, ia menjawab singkat: “Rp3 triliun.”

Meski demikian, Purbaya menilai kapasitas produksi industri motor listrik nasional saat ini masih menjadi tantangan utama.

Karena itu, pemerintah memperkirakan jumlah motor listrik yang dapat terserap hingga akhir tahun masih jauh di bawah target satu juta unit.

Produksi Terbatas

Menurutnya, kapasitas produksi sejumlah produsen sepeda motor listrik dalam negeri masih terbatas. Bahkan, ada produsen yang kapasitas produksinya baru mencapai puluhan ribu unit per tahun.

“Itu masih kita lihat apakah daya serapnya cukup tahun ini untuk menyerap semua uang itu. Kayaknya sih enggak. Kapasitas produksi motor nasional belum sampai satu juta. Ada yang cuma 20 ribu,” kata Purbaya.

Ia memperkirakan realisasi penjualan sepeda motor listrik yang memanfaatkan insentif pemerintah hingga akhir tahun kemungkinan hanya mencapai sekitar 100 ribu unit.

“Saya pikir paling 100 ribu sampai akhir tahun,” ujarnya. (*)

Berita Lain

Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa. (Foto: Ist./ presidenri.go.id).

Menkeu Ungkap Dugaan 40 Perusahaan Baja Kemplang Pajak

30 Agustus 2026
Antrean kendaraan pengguna BBM bersubsidi di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum - Pertamina. (Foto: Ist./ kontan.co.id).

Pengguna Pertalite Bersiap Terimbas, Kuota BBM Subsidi Dipangkas 58,5% pada 2027

20 Agustus 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS