Kamis, 22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara/Chief Operating Officer Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara, Dony Oskaria. (Foto: Ist./ cnbcindonesia.com).

Danantara Siap Pangkas Perusahaan BUMN Jadi 254

27 Agustus 2026
hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, HMStimes – Chief Operating Officer Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Dony Oskaria mengatakan, selama satu setengah tahun Danantara mengelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN), telah menutup sebanyak 290 perusahaan BUMN.

Perampingan ini dilakukan agar ke depan perusahaan BUMN bisa lebih efisien, lincah, kompetitif, dan berdaya saing global.

Dony pun menargetkan, perusahaan BUMN akan tersisa 254 saja dari total 1.074 di akhir 2026.

“Kami melakukan beragam upaya dalam 1,5 tahun ini. Kami sudah menyelesaikan kurang lebih 290 perusahaan yang ditutup. Dan kita berharap sampai dengan akhir tahun ini, perusahaan dari 1.074 itu tinggal menjadi 254 perusahaan yang solid, strong , dan semuanya untung,” ungkap Dony dalam Danantara BUMN Progress Update, Rabu, 26 Agustus 2026 dilansir cnbcindonesia.com.

Berita Lain

Target Pembangunan Jalan Tol Baru 13,5 Km Pada 2027

Bandara Soetta Kembali Layani Penerbangan, Usai Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Abu Anak Krakatau Capai Jakarta, Dinas Pendidikan Terapkan PPJ

Kapal Induk AS Tinggalkan Thailand Usai Singgah Lima Hari

Selain itu, Dony bersama Danantara juga membagi empat matrix bagi 1.074 perusahaan BUMN. Yakni, Kelompok Satu adalah yang harus dilikuidasi, Kelompok Kedua, perusahaan yang bisa didivestasi karena masih memiliki value. Sedangkan Kelompok Ketiga adalah yang bisa dikonsolidasikan, serta Keempat yaitu perusahaan bisa direstrukturisasi, terutama secara finansial.

“Contoh yang konsolidasi adalah rumah sakit yang akan diluncurkan kembali dengan nama Indonesia Hospital yang direncanakan pada September ini. Bahwa kelompok konsolidasi ini akan menjadi perusahaan yang kuat, kompetitif, dan besar,” tegas Dony.

Ragam Restrukturisasi

Sedangkan dalam merestrukturisasi, ada beragam hal yang dilakukan Danantara; ada yang multi corporate action; ada yang equity injection; ada yang restrukturisasi kredit; ada yang haircut, dan masih banyak lagi.

Dony juga mencontohkan, bahwa Telkom adalah salah satu perusahaan yang direstrukturisasi, termasuk perubahan bisnis model, menjadi strategic holding.

Sebelumnya, ia juga menjelaskan bahwa kunci perbaikan kinerja BUMN tersebut merupakan hasil dari transformasi bisnis, pembenahan manajemen, pemberlakuan efisiensi, hingga restrukturisasi.

Terbukti, sejumlah perusahaan BUMN seperti PT Semen Indonesia Tbk, PT Pegadaian, PT Pupuk Indonesia, PT Timah Tbk, hingga PT Krakatau Steel Tbk berhasil mencatatkan kinerja cemerlang dalam beberapa waktu terakhir. (*)

Berita Lain

Whoosh Kereta Cepat Jakarta Bandung. (Foto: Ist./Dok. KCIC).

Utang Whoosh Dialihkan ke Kemenkeu 15 September 2026

31 Agustus 2026
Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara Indonesia, Dony Oskaria. (Foto: Ist./ Kompas.com).

Dony Oskaria: Danantara Raup Laba Rp330 triliun

25 Agustus 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS