Kamis, 22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Kesibukan petugas saat mengevakuasi santri ke RSUD Sidoarjo. (Foto: Ist./ TIMES Indonesia).

Usai Santap MBG Ratusan Santri Ponpes di Sidoarjo Dilarikan ke RS

2 September 2026
hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, HMStimes – Ratusan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manbaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa, 1 September 2026.

Peristiwa tersebut terjadi setelah para santri menyantap menu MBG untuk jatah makan siang. Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, sejumlah santri mulai merasakan keluhan kesehatan tak lama setelah menyantap makanan gratis yang dibagikan. Gejala tersebut kemudian dirasakan semakin banyak santri.

Setelah melaksanakan Salat Zuhur, sejumlah santri mulai mengeluhkan kondisi tubuh mereka. Keluhan dilaporkan kian meluas saat memasuki waktu Salat Asar.

Memasuki waktu Salat Magrib, kondisi para santri kian memburuk sehingga harus dievakuasi ke beberapa rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif.

Berita Lain

Target Pembangunan Jalan Tol Baru 13,5 Km Pada 2027

Bandara Soetta Kembali Layani Penerbangan, Usai Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Abu Anak Krakatau Capai Jakarta, Dinas Pendidikan Terapkan PPJ

Kapal Induk AS Tinggalkan Thailand Usai Singgah Lima Hari

120 Orang Santri

Berdasarkan data sementara yang diterima, sedikitnya 120 santri telah dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan, di antaranya RSUD Notopuro dan RSI Siti Hajar Sidoarjo, demikian dilansir timesindonesia.co.id, Selasa, 1 September 2026 malam.

Jumlah korban masih berpotensi bertambah karena proses evakuasi dan pendataan terus berlangsung.

Pantauan di lokasi menunjukkan puluhan ambulans terlihat keluar-masuk kawasan Pondok Pesantren Manbaul Hikam. Armada tersebut dikerahkan untuk mengevakuasi para santri yang membutuhkan penanganan medis darurat.

Sementara itu, puluhan orang tua dan wali santri berkumpul di luar gerbang pesantren. Mereka cemas menanti informasi pasti mengenai kondisi anak-anak mereka yang telah dievakuasi ke rumah sakit.

SPPG Kalitengah

Makanan yang dikonsumsi para santri tersebut diketahui berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah. Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti munculnya keluhan kesehatan massal yang dialami para santri belum diketahui.

Pihak terkait masih berfokus pada penanganan medis, pendataan korban, serta penelusuran laboratorium untuk memastikan penyebab kejadian tersebut. (*)

Berita Lain

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi (ketiga dari kanan) saat beri keterangan kepada wartawan di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta Selatan, Selasa, 23 Juni 2026. (Foto: Ist./ detikcom).

Kejagung: BGN Bisa Salurkan Sepeda Motor Listrik Karena Bukan Barang Sitaan

24 Juni 2026

Keterlibatan Pelajar dalam Pawai Dukungan MBG di Batam jadi Sorotan

23 Juni 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS