Kamis, 22 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Nasional
  • Eksklusif
  • Feature
  • Kriminal
  • Politik
  • Sejarah
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Opini
Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta. (Foto: Ist./Dok.CNBC Indonesia).

Bakal Tambah Negara yang Pakai QRIS: Hong Kong sampai Arab Saudi

6 September 2026
hms hms
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, HMStimes – Sistem pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) akan semakin banyak bisa digunakan di berbagai negara.

Terbaru, Bank Indonesia (BI) tengah menjajaki kerja sama pemanfaatan QRIS antarnegara alias cross-border dengan Hong Kong, Timor Leste, India, hingga Arab Saudi.

Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta mengatakan, QRIS telah berkembang pesat sejak diluncurkan sekitar tujuh tahun lalu. Menurutnya, sistem pembayaran berbasis kode QR tersebut menjadi salah satu inovasi yang berperan penting menjaga aktivitas transaksi masyarakat khususnya saat pandemi Covid-19.

“Nah, kita lihat bahwa transaksi QRIS ini udah usianya udah tujuh tahun ya. Kita lihat di sini bahwa dia merupakan game changer, dia penyelamat pada saat COVID transaksi tetap berjalan karena bisa tanpa tatap muka dilakukan pembayaran,” ujarnya dalam acara Lampung Financial Festival 2026, Jumat, 5 September 2026 dikutip detik.com.

Berita Lain

Target Pembangunan Jalan Tol Baru 13,5 Km Pada 2027

Bandara Soetta Kembali Layani Penerbangan, Usai Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Abu Anak Krakatau Capai Jakarta, Dinas Pendidikan Terapkan PPJ

Kapal Induk AS Tinggalkan Thailand Usai Singgah Lima Hari

Ia mengatakan selain bisa digunakan di Indonesia, penggunaan QRIS diperluas ke luar negeri melalui skema pembayaran lintas batas atau cross-border payment di enam negara yakni Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang, Korea Selatan, dan China.

“Jadi, artinya kalau nanti teman-teman pergi ke enam negara itu nggak perlu pergi ke money changer, tidak perlu tukar uang di sana, cukup pakai handphone-nya asal ada saldonya,” kata Filianingsih.

Kemudian saat ini BI tengah melakukan persiapan perluasan konektivitas QRIS dengan sejumlah negara yakni Hong Kong, Timor Leste, dan India.

Selain itu, BI juga berharap kerja sama serupa dapat segera terealisasi dengan Arab Saudi.

“Kita sedang melakukan persiapan, ada diskusi yang intensif dengan Hong Kong, dengan Timor Leste, juga dengan India, dan sebentar lagi mudah-mudahan dengan Saudi Arabia. Jadi nanti kalau pergi Umrah pergi Haji nggak perlu tukar-tukar duit,” ucap Filianingsih.

Di luar itu, ia memaparkan hingga Juli 2026 volume transaksi QRIS tercatat mencapai 15 miliar transaksi. Sementara jumlah merchant yang menerima pembayaran QRIS mencapai 45 juta merchant dan pengguna QRIS telah menyentuh 67 juta orang.

Menurut Filianingsih, layanan QRIS saat ini telah didukung oleh 96 bank, 60 lembaga non-bank, dan empat perusahaan switching. (*)

Berita Lain

Tim BI Kepri dan TNI-AL saat meninggalkan pelabuhan Batu Ampar, Kota Batam (Foto: Putra Gema Pamungkas)

BI dan TNI AL Antar Rp14 Miliar Uang Layak Edar ke Pulau-Pulau Terluar Kepri

2 Juli 2026
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta. (Foto: Ist./ detikcom).

KPK Belum Tahan Dua Anggota DPR Tersangka Penerima Suap

2 Juni 2026

IKLAN

Kalau Anda wartawan, tulislah sesuatu yang bernilai untuk dibaca. Kalau Anda bukan wartawan, kerjakanlah sesuatu yang bernilai untuk ditulis.

  • Tentang HMS
  • Redaksi
  • Perusahaan
  • Alamat
  • Pedoman

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Sumatra Utara
  • Feature
  • Eksklusif
  • Lowongan Wartawan
  • Kode Perilaku HMS

© 2020 HMStimes.com - Dilarang mengutip dan menyadur teks serta memakai foto dari laman HMS