Gugurnya Tulang Punggung Keluarga

Gugurnya Tulang Punggung Keluarga
Mari Berbagi


HMSTimes.com, BATAM- Pimpinanan Perusahaan PT. Nasional Industrial Gases Indonesia (NIGI) yang beralamat di kawasan Bintang Industri 2, Tanjung Uncang, harus  mempertanggungjawabkan Kecelakaan (Laka) kerja yang terjadi  pada hari Selasa, 05 Mei 2020, yang menyebabkan hilangnya nyawa seorang Pekerja sesuai berita yang telah terbit sebelumnya,” Diduga Gas Meledak di PT.NIGI, 1 Meninggal 3 Luka Serius”.

Pihak Kepolisian harus cepat menuntaskan persoalan ini karna akan sangat mempengaruhi para Investor Asing dalam menyikapi penegakan Hukum akibat Kelalaian Kerja yang mengakibatkan Kematian.

Berulang dan terus berulang, kenyataan ini layak di sematkan bagi Batam yang di tetapkan Pemerintah sebagai Kota Industry. Miris rasanya laka kerja terus menghiasi pemberiataan yang tidak menimbulkan efek jera bagi para pelaku usaha serta pemerintah sebagai regulator dalam menegakkan pengawasan setiap instansi yang di tunjuk dan di tetapkan oleh UU.

Berpulangnya seorang pekerja Tangguh tentu sangat menyisahkan kesedihan yang mendalam bagi seluruh element keluarga oleh kerena terhentinya sumber Rezeki sebagai penopang kebutuhan keluarga. Bagaimana para pemimpin Negri ini meyikapi akan hal ini ?, Apakah cukup hanya dengan prihatin dan diam ?, Apakah cukup hanya memberikan kritikan pedas ?, Tidak. Pemerintah harus hadir memberikan jaminan keselamatan bagi para pekerja secara totalitas.

“Pak Rudi sebagai Kepala BP Batam harus turun tangan segera dengan cara melakukan Rapat Kordinasi Kerja pada seluruh instansi terkait; Pimpinan Perusahaan PT. NIGI, Kepala Dinas Tenga Kerja, Kaporesta Barelang, Kepala Dinas Kesehatan, Organisasi Serikat Buruh, dll. Karna, hal ini menyangkut nama Batam sebagai Kota Industry”. Jangan biarkan rusak, karna akan menimbulkan persoalan baru bagi para investor yang meragukan kemampuan pemerintah dalam mengawasi setiap pelaku usaha secara konsisten.

BACA JUGA:  Diduga Gas Meledak di PT.NIGI, 1 Meninggal 3 Luka Serius

Jika tindakan perbaikan tidak segera di lakukan maka korban lain cepat atau lambat akan menyusul……

Kementerian tenaga kerja tidak boleh tinggal diam harus mampu menciptakan terobosan perbaikan serta secara tegas memberikan tindakan hukuman adminstrasi atau denda bagi para pelaku usaha yang tidak mengimplementasikan  regulasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3)  dengan benar.

Menko Kemaritiman dan Investasi harus hadir dalam memberikan rasa nyaman bagi para seluruh pekerja, pelaku usaha dan Investor sehingga roda ekonomi Batam terus bergerak Maju.

Redaksi

 


Mari Berbagi
Redaksi HMS Times

Redaksi HMS Times

Email Redaksi: hmstimes2020@gmail.com

One thought on “Gugurnya Tulang Punggung Keluarga

  1. Benar Itu…Pemerintah harus tetap melakukan pengawasan pada perusahaan dan harus detailed….langsung dan sigap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com