Laporan Inward Manifest MV Shahraz Tak Mendetail Ke Bea Cukai Batam

Laporan Inward Manifest MV Shahraz Tak Mendetail Ke Bea Cukai Batam
Ribuan kontainer muatan kapal MV Shahraz yang kandas di Perairan Batu Berhenti, Batam, akan diangkut ke ke Portklang, Malaysia. (Foto: HMSTimes)
Mari Berbagi


HMSTimes.com, Batam – Proses evakuasi muatan ribuan kontainer kapal MV Shahraz yang kandas di Perairan Batu Berhenti, Batam, masih terus berlangsung hingga saat ini. Dalam proses evakuasi, pihak MV Shahraz melaporkan data inward manifest atau manifes kedatangan kepada Bea Cukai Batam tidak terperinci.

Kepala Bidang Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Sumarna mengatakan, kapal berbendera Iran itu telah melaporkan inward manifest ke Bea Cukai Batam. Laporan tersebut tentang muatan kapal yang berisi ribuan kontainer. “Karena mereka submit inward manifest, maka Bea Cukai intens mengawasi sampai kontainer itu dibawa oleh kapal pengangkut,” kata Sumarna.

Bea Cukai Batam tetap melakukan pengawasan terhadap muatan ribuan kontainer MV Shahraz hingga proses unloading (pemindahan kontainer) dari MV Shahraz ke kapal pengangkut yang akan membawa ribuan kontainer ke Portklang, Malaysia selesai. Hal ini berujung pada penerbitan outward manifest yang menjadi dasar penerbitan surat ijin berlayar oleh otoritas KSOP setempat. “Penyelesaiannya dengan outward manifest untuk yang ke Portklang,” kata Sumarna.

Disinggung mengenai isi muatan ribuan kontainer yang diangkut MV Shahraz, Sumarna mengatakan bahwa pihak MV Shahraz tidak melaporkan inward manifest secara mendetail. Pasalnya, kegiatan yang dilakukan hanyalah pemindahan kontainer dari MV Shahraz ke kapal pengangkut sehingga tidak dilakukan pembongkaran isi kontainer.

“Itu kita tidak tahu karena tidak ada kegiatan pembongkaran isi kontainer. Karena kita belum sampai pada posisi harus mengetahui isi kontainer. Dan dia hanya submit inward manifest saja,” kata Sumarna.

Terpisah, Johannes selaku pihak shipping salvage menjelaskan, pihaknya ditunjuk oleh pemilik kapal untuk mengangkut muatan ribuan kontainer dari MV Shahraz. Pengangkutan ribuan kontainer tersebut dilakukan menggunakan 3 kapal yakni IG Mulan dengan Barge IG 2508, Bina Marine 72 dan Bina Marine 62. Ketiga kapal tersebut berasal dari 2 perusahaan. “Untuk proses keberangkatan, kita pake agen Snepac Shipping,” kata Johannes.

BACA JUGA:  Terkait Bencana Longsor di Desa Betok, Begini Ungkapan Kapolres Kayong Utara

Johannes menjelaskan, pihaknya hanya bertugas untuk mengangkut ribuan kontainer muatan MV Shahraz yang kandas, ke Portklang, Malaysia. Dari data yang diperolehnya, terdapat 2528 box kontainer atau 4435 teus. “Untuk sekali bawa, kapal kita bisa bawa 108 box atau 216 teus,” kata Johannes. Seluruh muatan MV Shahraz tersebut, lanjut Johannes, diperkirakan akan membutuhkan 18 trip pengangkutan.

“Satu kapal kita perkirakan bisa 6 trip,” kata Johannes. Disinggung terkait pengurusan dokumen untuk proses unloading kontainer, Johannes mengaku bahwa hal tersebut telah ditangani oleh agen Snepac Shipping. “Semua kelengkapan dokumen kapal kita, agen semua yang urus, mulai dari penerbitan PKKA (Persetujuan Keagenan Kapal Asing), supply fresh water, pengurusan port clearance, dokumen Bea Cukai, semua agen yang urus sampai kapal berangkat,” kata Johannes.

(ayn)

Berita Terkait:

BACA JUGA:  Oknum Pegawai Kantor Camat Batu Aji, Tidur di Centra Pelayanan Masyarakat, Saat Jam Kerja, Kaki Diangkat


Mari Berbagi
Redaksi HMS Times

Redaksi HMS Times

Email Redaksi: hmstimes2020@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com