Sepenggal Cerita Dalam Kenangan Sosok Almarhum Salohot Lubis

Sepenggal Cerita Dalam Kenangan Sosok Almarhum Salohot Lubis
Mari Berbagi


HMSTimes.com, NATUNA – Tanpa terasa seminggu sudah kepergian sosok anak negeri di perbatasan NKRI, almarhum Salohot Lubis yang meninggalkan banyak kenangan bagi saudara, sahabat dan kolega.

Foto : Almarhum Salohot Lubis Saat Nonton Bareng Sepak Bola di Kantor DPC AJOI Natuna Bersama Rekan – Rekan

Masih membekas dalam relung hati yang paling dalam, bercermin pertanyaan dari berbagai kalangan, baik di Natuna maupun dari rekan – rekan dari luar daerah melalui seluler. Mengingat sikap sosok almarhum dalam pergaulan selama hidupnya baik.

Almarhum Salohot merupakan putra sulung dari Almarhum Ayahanda Syahlan Lubis dan seorang ibu Sriomas Boru Siregar, sosok pejuang tangguh dan peduli terhadap keluarga. Lahir di kota Duri 30 Oktober 1974 dan besar di kota Batam dari tahun 1980. Tepatnya di Bengkong Harapan ll. Meninggal dunia 23 Mei 2020 (1441H) di Natuna.

Bermodalkan Ijajah SDN 008 Tanjung Uma, SMPN 004 Bengkong Polisi dan SMKN di Patam Lestari, Sekupang Pulau Batam, dirinya terus mencoba berkarya selama hidupnya. Memulai karir bergabung di Indah Puri Golf Resort, Patam Lestari Sekupang dan PT Citra Tubindo di Telaga Punggur kurang lebih 15 tahun.

Selanjutnya, derap langkah enam tahun yang silam membawa dirinya ke kabupaten Natuna yang juga disebut wonderful Natuna, dengan rasa cinta keluarga dan seluruh impian semoga hari esok lebih baik, segala konsekwensi perjuangan keras dan pengorbanannya membuat putra berdarah Batak ini tidak surut ke belakang.

Dengan kesabaran memulai kerja serabutan, keahlian yang di miliki tidak tersalurkan karena belum ada perusahaan – perusahaan besar di kabupaten Natuna. Hal itu dilakoni dengan berharap peruntungan berpihak.

Atas kekuasaan sang ilahi, selang tidak beberapa lama, perkenalan dimulai dengan insan jurnalis senior, Tulang Poso Jimmy Sitorus dan Iskandar Pohan, saudara di perantauan. Berbekal kemauan dan percaya diri almarhum menjadi loper koran untuk sementara waktu.

BACA JUGA:  Bambang Sudomo Ultimatum Pihak-pihak Beragenda Politik Kotor

Hari demi hari dan waktu terus bergulir, atas arahan dan kepedulian sahabat dan menjadi keluarga di perantauan, menetapkan dirinya menjadi seorang wartawan sejati, profesional dan juga pernah merupakan salah satu Kabiro media nasional (koran Expose) serta dipenghujung selama hidupnya kabiro Media online harianmemokepri dan rekanan harianmetropolitan.co.id. Almarhum juga telah mengikuti UKW Bersama lembaga UPN dengan status lulus uji kompetensi, Kompeten (Muda).

Perjalanan panjang selama hidupnya di kabupaten Natuna, terus berjuang untuk memberikan karya terbaik bagi keluarga, saudara, sahabat dan koleganya. Bercermin dari segala usaha melalui kreatifitas dalam bergabung di beberapa organisasi dan instansi pemerintah yang di gelutinya. Hingga pernah mencalonkan diri untuk calon kepala desa di salah satu desa di kecamatan Pulau Tiga, Kabupaten Natuna.

Kini semua tinggal kenangan, gerak langkah almarhun di alam fatamorgana ini sudah selesai, manusia yang tidak luput dari silaf dan dosa, dengan kerendahan hati kepada seluruhnya tanpa terkecuali, memohon kemaafan untuk memaafkan jika ada dosa atau sikap salah yang disengaja ataupun tidak disengaja almarhum. Sebuah harapan bagi kami sekeluarga. “Minal Aidin Walfaizin Mohon Maaf Lahir dan Bathin”.

Abdullah Lubis bin Syahlan Lubis dan Keluarga

Berita Terkait:

BACA JUGA:  Presiden Jokowi, Tinjau Lokasi Terdampak Tsunami Selat Sunda di Lampung


Mari Berbagi
Redaksi HMS Times

Redaksi HMS Times

Email Redaksi: hmstimes2020@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com